Showing posts with label Bahasa. Show all posts
Showing posts with label Bahasa. Show all posts

Wednesday, September 26, 2012

Sekilas Tentang Bahasa Jawa Dialek Tegal

Pulau Jawa dapat dibagi menjadi tiga wilayah yaitu Jawa barat (Termasuk Banten dan Daerah Khusus Ibu Kota), Jawa Tengah (termasuk Daerah Istimewa Yogyakarta), dan Jawa Timur. Dalam kehidupan masyarakat di pulau Jawa ini, penyebutan orang Jawa ternyata hanya ditujukan kepada masyarakat yang berasal dari daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Hal ini dapat kita jumpai, misalnya ketika warga asli Jakarta mengajukan pertanyaan Kamu dari Jawa ya? atau Kamu orang Jawa ya?, yang dimaksud Jawa di sini bukanlah daerah Jawa secara keseluruhan (karena yang bertanya sendiri berasal dari Jakarta yang termasuk wilayah pulau Jawa), namun hanya daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Jadi, Jawa dalam pertanyaan di atas tidak memasukkan daerah Jawa Barat atau orang yang tinggal di daerah Jawa Barat dan orang yang berasal dari Jawa Barat sebagai acuannya, hanya mengacu pada daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur dan orang orang yang berasal dari daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur.atau orang orang yang tinggal di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur sebagaimana disebutkan di atas.

Saturday, September 22, 2012

Bahasa dan Dialek

Bahasa dan dialek sebenarnya mengacu pada seperangkat bunyi yang digunakan sebagai alat komunikasi umat manusia. Bahasa dan dilaek dilihat dari substansinya pada hakekatnya sama yaitu sama sama bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Dengan demikian, istilah untuk alat komunikasi tersebut, mengacu pada kajian bahasa secara murni (Linguistik murni) , biasanya disebut dengan istilah bahasa saja. Munculnya istilah dialek (sebagian orang menyebutnya logat) adalah berhubungan dengan penggunaan bahasa dalam masyarakat. 

Bahasa dan Kebudayaan

Kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar. (Koentjaraningrat, 1986: 180). Selanjutnya Koentjaraningrat berpendapat bahwa unsur kebudayaan itu ada tujuh. ketujuh unsur kebudayaan itu adalah (1) bahasa, (2) sistem pengetahuan, (organisasi sosial, (4) sistem peralatan hidup dan teknologi, (5) sistem mata pencaharian hidup, (6) sistem religi dan (7) kesenian. Ketujuh unsur kebudayaan tersebut merupakan unsur pokok yang dapat diperinci menjadi sub-sub unsur yang lebih rinci lagi.

Friday, September 21, 2012

Bahasa Sebagai Fakta Sosial

Bahasa adalaha susunan bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia yang digunakan sebagai alat komunikasi. Para ahli bahasa telah banyak melakukan kaajian bahasa dari berbagai sudut pandang. dari sudut pandang bahasa sebagai bunyi, misalnya, dapat dikaji bagaimana bunyi dihasilkan, bagaimana bunyi bunyi bahasa membedakan makna sehingga muncul cabang ilmu bahasa (linguistik) yang disebut fonetik dan fonologi. Dalam taraf selanjutnya bahasa juga dapat dikaji dari sudut pandang pembentukan kata, dan bagaimana kata kata disusun menjadi kalimat yang bermakna, sehingga muncul cabang ilmu bahasa lainnya yang disebut Morfologi, Sintaksis, dan Semantik.

 Apapun sudut pandang kajian bahasa, pada akhirnya harus disadari bahwa bahasa adalah alat komunikasi individu individu dalam kelompok sosial/masyarakat. Dengan kata lain bahasa adalah fakta sosial. Kajian yang sangat terkenal mengenai bahasa sebagai fakta sosial adalah kajian yang dilakukan oleh Ferdinand de Saussure yang dikenal sebagai bapak linguistik moderen. Ferdinand de Saussure membedakan bahasa menjadi la langue dan la parole. La langue adalah sekumpulan tanda tanda yang digunakan bersama oleh individu individu  dalam masyarakat (Dineen, 1967:199). La langue merupakan abstraksi tingkah laku bahasa masyarakat, yang sudah menjadi kesepakatan antar anggota masyrakat tersebut.